Tags

, , , , , , , , , , ,

Image and video hosting by TinyPic

Langkah letih terusik saat lelah membagi hari dalam lembaran yang semakin lesuh.
Kembali di bacanya kembali, berulang bab per bab tiap waktunya.
Sembiluan sesak mengambil segenap nafas dalam setiap tarikan cintanya.
Pedihnya tak terbendung dari sudut matanya, cintanya telah berpaling.

Ia berhenti dan kembali pada halaman akhir.

Sekilap nanar terjebak dalam logikanya.
Lembar membawanya pada sebuah akhir.
sebuah akhir yang pernah terpikirkan namun tak terencanakan. Kembali ia tertegun, terjebak pada pada akhir kalimat panjang yang ia rangkai sendiri, sebuah “titik”.

Penat semakin merambat hebat dalam hatinya,
ia tak ingin lagi kembali pada awal.
akhiran yang serupa, tak kan membuatnya lupa.
Jika pun harus kembali ke awal, bukan tuk membaca pun melafal yang kan berakhir pada hati yang menyangkal.
Bukan juga pada lembaran lesuh itu.

Ia inginan sebuah cerita baru, atau mungkin sebuah lembar baru.

Diambil kembali lembaran lesuh itu, diletakannya dengan rapih pada sudut ruang bernama kenangan. Sudut dimana semua cerita tersimpan rapih dan membiarkan sang waktu mengurai tanpa sepengetahuannya.

Lembar baru telah siap tuk di isi.
Berbekal tinta pengharapan, ia inginkan sebuah nama kan hiasi barisan kalimat tiap babnya. Memberi ritme dalam setiap tanda petik, selipkan esensi tanpa perlu sensasi.

Selamat tinggal sebuah akhir, selamat datang sebuah awal.
meskipun awal kan tetap berakhir, ia hanya inginkan sebuah akhir yang berarti.

Itu saja.