Tags

sore kini mati
di gerimis
di genang mataku
di asin keterasinganmu
mati sebelum terbit di dadaku

aku tersesat
menegak mimpi yang tak tergarap
di lentera yang sesuka hatimu kaunyalakan kauredupkan

hanya patahan jemari yang kurenda
di lembar sesal penuh dosa
meminang doa
memeluk diri
yang
bernama
entah

aku ingin menangis
menangisi diri yang terus mengais
berakhir tragis
selamanya tanpa percaya lagi mimpi
sebab, aku kehilangan arti
selekas kaumeninggalkan mimpi menanggalkan diri

di ruang ini
hanya jemari yang sanggup berbincang
sebab air mataku kini kering kerontang
dan doa hanya serupa binatang jalang
terkoyak
tertatih menahan perih
menyalang di tengah-tengah padang
dan aku
tetap saja kehilangan