Kau masih bisa kulihat di antara pecahan kaca
yang mengalir sebab keegoisan semata
tanpa dan dengan keinginan bersama
serupa pilar yang enggan kita binasakan
menyatukan dan menjatuhkan beriringan

kau menghirup kenanga di antara kenangan
yang kau sesali namun kau perjuangkan
yang kuinginkan namun kau acuhkan
yang kau impikan namun kutanggalkan

kau masih bisa melihatku di antara pecahan kaca
Dan kita diharuskan terluka untuk saling mendekap
ketika kita ialah apa yang telah Tuhan inginkan bersatu
dalam selamaNya.

 

Jakarta, 20/05/17
iitsibarani

 

Advertisements